Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Pemkab Jayapura perkuat mutu dan keamanan pangan di dapur MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-04 15:08:51【Resep Pembaca】552 orang sudah membaca
PerkenalanKoordinator wilayah MBG Kabupaten Jayapura Ruth Widyastuti P. Wangloan. ANTARA/Agustina Estevani Jan

...Semua berjalan bertahap, yang penting kualitas makanan dan kebersihan tetap kami awasi setiap hari
Sentani (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Provinsi Papua memperkuat pengawasan mutu dan keamanan pangan pada 13 dapur gizi yang melayani program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar makanan yang dikonsumsi anak-anak memenuhi standar kesehatan dan gizi yang ketat.
Koordinator wilayah MBG Kabupaten Jayapura Ruth Widyastuti P. Wangloan di Sentani, Rabu, mengangakan saat ini seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sedang melengkapi proses sertifikasi keamanan pangan.
"Semua sedang dalam proses, ada beberapa yayasan yang sudah punya sertifikat chef dan SLHS, tapi belum lengkap semuanya," katanya.
Menurut Ruth, penerapan standar keamanan pangan merupakan bentuk tanggung jawab terhadap kualitas makanan yang diterima peserta program. Program ini menjadi bagian penting dari sistem pengawasan menyeluruh terhadap dapur MBG di seluruh distrik.
"Setiap dapur gizi wajib memiliki tiga sertifikat utama yakni Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS), Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), serta sertifikat chef untuk para pengelola makanan," ujarnya.
Dia menjelaskan, ketiga dokumen tersebut menjadi bukti bahwa dapur telah memenuhi standar kelayakan produksi dan distribusi pangan sehat.
"Satu dapur MBG hanya boleh melayani maksimal 3.000 penerima manfaat, batasan ini ditetapkan agar kualitas pengolahan dan distribusi makanan tetap terjaga sesuai standar program nasional," katanya lagi.
Dia menambahkan, kendala utama yang dihadapi di lapangan yakni penyesuaian infrastruktur dapur sesuai petunjuk teknis MBG, beberapa SPPG masih perlu memperbaiki tata lengak ruang masak, menambahkan fasilitas penyimpanan bahan segar, serta memperbaharui sistem sanitasi agar memenuhi kriteria sertifikasi.
"Semua berjalan bertahap, yang penting kualitas makanan dan kebersihan tetap kami awasi setiap hari, pengawasan kami lakukan melalui kunjungan lapangan dan evaluasi berkala oleh tim gabungan," ujarnya lagi.
Baca juga: BGN targetkan pembangunan SPPG daerah 3T di Kabupaten Jayapura
Baca juga: BGN perketat standar dapur MBG di Teluk Wondama cegah kasus keracunan
Baca juga: Pemkab Manokwari seleksi tim satgas pengawasan MBG
Suka(47)
Artikel Terkait
- Airlangga yakin eksyar RI segera capai peringkat pertama secara global
- CKG, cahaya harapan dari negara untuk masa senja berjaya
- BSI target nilai bisnis emas mencapai Rp100 triliun pada 2030
- Ahli Ekologi Hewan: NTB jadi daerah penting bagi migrasi burung dunia
- Kapolri siapkan fitur lapor cepat pada aplikasi ojek daring untuk kamtibmas
- Lelang barang niaga eksklusif MotoGP Mandalika 2025 raup Rp63 juta
- Riset IHATEC: Kehalalan produk jadi pertimbangan utama konsumen
- Kuliner khas mancanegara pikat pengunjung di ajang CIIE kedelapan
- DPRD Banjarmasin desak SPPG tingkatkan higienitas cegah keracunan MBG
- PBB tingkatkan dukungan bagi pengungsi di Darfur Utara, Sudan
Resep Populer
Rekomendasi

Ini kronologi lengkap temuan

Riset IHATEC: Kehalalan produk jadi pertimbangan utama konsumen

Pegawai Federal AS antre bantuan makanan saat shutdown

Petugas PPSU bersihkan sisa puing kebakaran rumah di Utan Kayu Selatan

CKG, cahaya harapan dari negara untuk masa senja berjaya

UMKM binaan Pertamina raup Rp250 juta di ajang MotoGP Mandalika

16 spesies burung migran terpantau tiba di NTB

Wamen Kabinet Merah Putih dukung ajang JMFW 2026